MELALUI GERAKAN/KAMPANYE DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL KITA KURANGI KETERGANTUNGAN PANGAN BERAS

Dinas Ketahanan Pangan, Jumat 30 Agustus 2019 telah melaksanakan kegiatan  Gerakan/kampanye Diversifikasi Pangan Guna Mewujudkan Bali Mandiri Pangan  melalui peningkatkan Pemanfaatan dan Pemasaran Pangan Lokal  sebagai sumber Pangan Masyarakat, untuk mewujudkan “ Nangun sat Kerthi Loka Bali”.

Kegiatan gerakan deversifikasi pangan lokal dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali dan dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ir. I Wayan Jarta,MM, mewakili bapak Gubernur Bali. Kegiatan ini bertujuan  (1) meningkatkan pola konsumsi pangan bagi krama Bali yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA)untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan pokok beras, (2) meningkatkan partisipasi masyarakat menciptakan inovasi menu B2SA dalam penyediaan sumber pangan dan gizi keluarga dengan memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan yang sehat dan bergizi. Dalam acara tersebut dilaksanakan lomba cipta menu dan dirangkaikan dengan kegiatan pasar dan bazar murah. Lomba cipta menu adalah perwakilan dari kabupaten/kota se-Bali, sedangkan bazar murah diikuti oleh Tim penggerak PKK Provinsi, pelaku usaha binaan, Aspehorti, Bulog, Poltekes, Klp Segara Mina, Toko Tani Indonesia (TTI), Smart Frend dan PT. Charoen Phokphank. Untuk Smart fren dan PT. Charoen Phokphank disamping sebagai peserta pasar dan bazar murah juga memberikan bantuan fasilitas tas ramah lingkungan.

Untuk kegiatan gerakan tanam cabe diikuti oleh perwakilan OPD provinsi Bali, SD No 6 Denpasar dan KWT Agropertiwi. Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi : (1) Lomba Ciptamenu/Festival Pangan Lokal B2SA, (2) Lomba Pangan Lokal Lestari, (3) gerakan tanam cabe, (4) pasar murah.

Disela sela kegiatan diversifikasi pangan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ibu Putri Suastini Koster di dampingi oleh Wakil Tim Penggerak PKK Provinsi Bali juga memberikan arahan dan masukan agar kegiatan semacam ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan dilakukan tidak hanya di provinsi saja tapi di semua kabupaten/kota. Lebih lanjut disampaikan gerakan pangan lokal sangat penting disamping makananya sehat dan bergizi juga untuk mengurangi ketergantungan akan pangan pokok beras.  Untuk kedepannya disarankan  adanya MOU dengan Disdik , agar kantin-kantin  sekolah untuk menyediakan makanan sehat berbahan pangan lokal serta  memberikan edukasi  pada anak didiknya agar mau mengkonsumsi pangan lokal berbahan non beras.

Acara diversifikasi pangan lokal diakhiri dengan pengumuman pemenang Lomba Cipta Menu dan pemberian hadiah masing-masing pemenang oleh Ketua dan Wakil Tim Penggerak PKK Provinsi didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali.

Untuk Pemenang Lomba Cipta Menu/Festival Pangan Lokal Tk.Provinsi :

  • Pemenang I  KWT Sri Kandi Desa Sanda, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan
  • Pemenang II Kelompok UPPKS Bougenvile, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.
  • Pemenang III  PKK Kesiman Kertalangu, Desa Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar.

Sedangkan penetapan juara hasil penilaian produk pendukung paket provinsi Lunch Box Komersial pemenangnya adalah :

  • Pemenang I  KWT Putri Ayu, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana
  • Pemenang II KWT Mulia Tani, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung.
  • Pemenang III KWT Putra Santi Lestari, Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem.

Pemenang I Tk.Provinsi akan mewakili Lomba Cipta Menu Tk. Nasional yang akan dilaksanaan bersamaan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia. (As)